Berita Okezone.com on NOBARTV.LIVE -
Kecewanya Silva Lihat Man City Tak Mampu Saingi Liverpool di Liga Inggris 2019-2020

MANCHESTER – Bintang Manchester City, Bernardo Silva, mengaku kecewa dengan performa klubnya di Liga Inggris musim 2019-2020. Silva merasa marah dan sedih lantaran Man City tak bisa berbuat banyak untuk menyaingi Liverpool di papan klasemen.

Sebagaimana diketahui, Man City memang menjadi salah satu klub yang diunggulkan untuk bisa menjuarai Liga Inggris 2019-2020. Terlebih mereka sendiri berstatus sebagai juara bertahan dalam dua musim terakhir.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem akibat Badai Ciara, Laga Man City vs West Ham Resmi Ditunda

Akan tetapi kenyataannya, Man City justru tidak bisa berbuat banyak untuk bisa menyaingi Liverpool dalam perburuan titel Liga Inggris musim ini. Ya, skuad The Citizens –julukan Man City– tertinggal 22 poin dari Liverpool di tabel klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020.

Fakta tersebutlah yang membuat Silva mengaku sangat kecewa dengan performa Man City di Liga Inggris 2019-2020. Padahal, Silva tidak merasa adanya perubahan performa bermain pada Man City di Liga Inggris 2019-2020.

“Liga Inggris musim ini adalah kekecewaan terbesar karena teringgal begitu jauh dari Liverpool dan sekarang kami harus berjuang untuk posisi kedua. Ini menyakitkan karena saat Anda memulai musim, Anda selalu ingin meraih gelar Liga Inggris, itu adalah kompetisi utama dan yang paling penting bagi fans. Jadi ini sangat mengecewakan,” ucap Silva, seperti dikutip BBC Sport, Senin (10/2/2020).

Baca Juga: Bidik Gelar Juara, De Bruyne Pastikan Man City Siap Hadapi Siapa pun

“Tidak ada yang menduga kami bisa sejauh ini dari Liverpool pada bulan Januari atau Februari, jadi ini sesuatu yang harus kami pelajari. Kami harus memahami apa yang telah gagal dan bagaimana cara untuk mengatasinya,” lanjut pemain asal Portugal itu.

“Cara kami bermain masih sama seperti beberapa musim terakhir. Jika Anda melihat statistik, kami masih menjadi tim yang menciptakan peluang serta mencetak gol terbanyak. Namun pada momen penting, kami tak seberuntung pada musim sebelumnya. Kami selalu kebobolan di menit-menit akhir, Liverpool selalu mencetak gol di momen itu dan ini memberikan perbedaan,” tutupnya.

Berita Terkait